Sebuah “Fatwa Musikal”

Melawan Kebencian dan Terorisme Religius

Laskar Cinta (Warriors of Love)

Lirik dan Musik oleh Ahmad Dhani

Catatan Sumber (al-Qur'an & Hadith) oleh Abdul Munir Mulkhan

 

-Wahai, jiwa jiwa yang tenang.[1]

…Berhati-hatilah dirimu

…Kepada… hati-hati yang penuh… dengan

  Kebencian yang dalam

-Karena, sesungguhnya iblis… ada dan bersemayam…

  Di hati yang penuh… dengan benci

...di hati... yang penuh... dengan prasangka[2]

 

 

REFF:

Laskar Cinta

Sebarkanlah benih benih cinta

Musnahkanlah virus-virus benci

Virus yang bisa rusakkan hati

Dan busukkan hati[3]

 

Laskar Cinta

Ajarkanlah ilmu tentang cinta

Karena cinta adalah hakikat

Dan jalan yang terang bagi semua umat manusia[4]

 

 

-Jika... kebencian meracunimu... kepada...

kaum umat yang lainnya...[5]

Maka sesungguhnya iblis… sudah berkuasa atas dirimu[6]

-Maka… jangan pernah berharap… Aku…[7]

Akan mengasihi… menyayangi…[8]

Manusia-manusia… yang penuh benci

seperti kamu...

 

REFF

 

Wahai jiwa-jiwa yang tenang...[9] jangan sekali-kali kamu…

Mencoba jadi Tuhan dengan mengadili dan mengahakimi

Bahwasanya kamu memang tak punya daya dan upaya

Serta kekuatan untuk menentukan kebenaran yg sejati

 

Bukankah kita memang tercipta laki-laki dan wanita

Dan menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda

Bukankah kita memang harus saling mengenal dan menghormati[10]

Bukan untuk saling bercerai-cerai dan berperang angkat senjata

 


[1يأيتها النفس المطمئنة (27) ارجعى إلى ربك راضية مرضية (28) فادخلى فى عبادى (29) فادخلى جنتى  (30)  الفجر.

Wahai jiwa-jiwa yang tenang (27), kembalilah kepada Tuhanmu dengan rela dan diridlai (28), masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku (29), masuklah ke dalam sorga-Ku (30). [Q. S. al-Fajr, 89: 27-30].

[2]يأيهاالذين أمنوااجتنبواكثيرا من الظن إن بعض الظن إثم ولا تجسسوا ولايغتب بعضكم بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه واتقواالله إن الله تواب رحيم (12) الحجرات.

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah praduga, karena sebagian praduga adalah dosa. Janganlah saling bergunjing atau pun saling mencaci. Adakah di antara kalian yang suka makan daging saudaranya yang telah meninggal? Tentu tidak akan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Dia Maha Menerima tobat dan Maha Penyayang. [Q. S. al-Hujurat, 49: 12].

ألشيطان يعدكم الفقر ويأمركم بالفحشآء والله يعدكم مغفرة منه وفضلا والله واسع عليم (268) البقرة.

Setan mengancam kamu sekalian dengan kefakiran dan menyuruhmua melakukan kejahatan. Padahal Allah menjanjikan ampunan dan keutamaan. Allah Mahalapang dan Mahatahu. [Q. S. al-Baqarah, 2: 268].

من شر الوسواس الخناس (4) الذى يوسوس فى صدورالناس (5) من الجنة والناس (6) الناس.

Dari kejahatan para pembisik yang jahat (4) yang membisikkan (keraguan) dalam hati manusia (5) dari jin dan manusia (6). [Q. S. al-Nas, 114: 4-6].

ومن شر حاسد إذا حسد (5) الفلق.

...dan dari kejahatan dia yang iri manakala dengki. [Q. S. al-Falaq, 113: 5].

[3]لاتحاسدوا ولا تناجسوا ولا تباغضوا ولا تدابروا ولايبع بعضكم على بيع بعض وكونوا عبادالله إخوانا...(رواه مسلم)

Janganlah saling mendengki, saling menaikkan harga (untuk menipu), saling membenci, saling membelakangi, menjual jualan yang lain. Jadilah hamba Allah yang bersaudara... [H. R. Muslim].

[4]لايؤمن احدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه (رواه البخارى ومسلم)

Kamu belum termasuk orang yang beriman hingga kamu mencintai saudaramu sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri [H. R. Muslim].

...والله في عون العبد ما كان العبد فى عون أخيه... (رواه مسلم)

...dan Allah menolong menolong hamba selama sang hamba menolong saudaranya... [H. R. Muslim].

...أن رجلا قال للنبي صلعم: أوصني! قال: لا تغضب. فردد مرارا، قال: لا تغضب (رواه البخارى)

...seorang laki-laki mohon kepada Nabi, “Nasehatilah saya!” Nabi berkata, “Jangan marah.” Laki-laki itu mengulang-ulang permohonannya. Nabi berkata, “Jangan marah!” [H. R. Bukhari].

...وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الإثم والعدوان (2)

... tolong-menolonglah dalam hal kebaikan dan ketakwaan, jangan dalam hal dosa dan permusuhan. [Q. S. al-Maidah, 5: 2].

إنما يأمركم بالسوء والفحشآء وأن تقولوا على الله ما لا تعلمون (169)

Dia (setan) hanya menyuruhmu melakukan keburukan dan kejahatan, serta mengatakan hal yang tidak kamu ketahui tentang Allah [Q. S. al-Baqarah, 2:169].

فبما رحمة من الله لنت لهم  ولو كنت فظا غليظ القلب لانفضوا من حولك فاعف عنهم واستغفر لهم وشاورهم فى الأمر فإذا عزمت فتوكل على الله إن الله يحب المتوكلين (159)

Adalah karena rahmat Allah jualah bahwa kamu bersikap lemah-lembut kepada mereka. Andai kamu bersikap keras dan berhati batu, tentu mereka akan menjauhimu. Maafkanlah mereka dan mohonkan ampunan, dan bermusyawarahlah dalam hal apa pun. Jika kamu telah berteguh hati (dalam hal apa pun), maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai siapa pun yang bertawakkal (kepada-Nya). [Q. S. Alu ‘Imran, 3: 159].

فقولا له قولا لينا لعله يتذكر أو يخشى (44)

Maka katakanlah (olehmu berdua) kepada dia dengan perkataan yang lembut, agar dia ingat atau takut. [Q. S. Thaha, 20: 44].

[5]ألشيطان يعدكم الفقر ويأمركم بالفحشآء والله يعدكم مغفرة منه وفضلا والله واسع عليم (268) البقرة.

Setan mengancam kamu sekalian dengan kefakiran dan menyuruhmua melakukan kejahatan. Padahal Allah menjanjikan ampunan dan keutamaan. Allah Mahalapang dan Mahatahu. [Q. S. al-Baqarah, 2: 268].

[6]ألشيطان يعدكم الفقر ويأمركم بالفحشآء والله يعدكم مغفرة منه وفضلا والله واسع عليم (268) البقرة.

Setan mengancam kamu sekalian dengan kefakiran dan menyuruhmua melakukan kejahatan. Padahal Allah menjanjikan ampunan dan keutamaan. Allah Mahalapang dan Mahatahu. [Q. S. al-Baqarah, 2: 268].

[7]إنني أنالله لآ إله إلا أنا فاعبدني وأقم الصلاة لذكري (14)

Sesungguhnya Akulah Allah, tiada tuhan selain Aku. Maka pujalah Aku, laksanakanlah shalat untuk mengingat-Ku. [Q. S. Thaha, 20: 14].

[8]...والله في عون العبد ما كان العبد فى عون أخيه... (رواه مسلم)

...dan Allah menolong menolong hamba selama sang hamba menolong saudaranya... [H. R. Muslim].

يآأيهاالذين أمنوا إن جآءكم فاسق بنبإ فتبينوا أن تصيبوا قوما بجهالة فتصبحوا على ما فعلتم نادمين (6)

Wahai orang-orang yang beriman! Jika orang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka konfirmasilah (kebenarannya) agar kamu tidak menetapkan suatu hal atas pihak lain berdasarkan kabar yang tidak kamu ketahui (kebenarannya), akhirnya kamu akan menyesali perbuatanmu itu. [Q. S. al-Hujurat, 49: 6].

[9]يأيتها النفس المطمئنة (27) ارجعى إلى ربك راضية مرضية (28) فادخلى فى عبادى (29) فادخلى جنتى (30)  الفجر.

Wahai jiwa-jiwa yang tenang (27), kembalilah kepada Tuhanmu dengan rela dan diridlai (28), masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku (29), masuklah ke dalam sorga-Ku (30). [Q. S. al-Fajr, 89: 27-30].

[10]يآأيها الناس إنا خلقناكم من ذكر وأنثى وجعلناكم شعوبا وقبآئل لتعارفوا إن أكرمكم عندالله أتقاكم إن الله عليم خبير  (13)

Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah Kami ciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan Kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling takwa. Sesunggunya Allah Mahatahu dan Maha Mengetahui. [Q. S. al-Hujurat, 49: 13].

 

Printer Friendly Version of This Page