Sepintas Program

Mempromosikan kultur kebebasan dan toleransi menuntut sebuah kebijakan yang bersifat imajinatif dan dinamis, disesuaikan dengan kebutuhan setiap negeri. Dengan mengakui hal ini, LibForAll Foundation sedang bekerja untuk meraih inisiatif-inisiatif strategis berikut:

  • Membuat dan menyebarkan model-model untuk sebuah Islam yang adil, sejahtera, moderat, dan toleran, dengan mengidentifikasi dan secara aktif membantu negara-negara, daerah-daerah dan kelompok-kelompok dengan pandangan-pandangan yang sesuai;
    .
  • Memfasilitasi penyebaran pandangan-pandangan Islam tradisional, Sufi, dan modern, melalui sebuah jaringan global informal berbagai organisasi dan individu yang berpikiran sama;
    .

  • Menghidupkan-kembali tradisi-tradisi lokal yang mepromosikan nilai-nilai kebebasan dan toleransi, agar nilai-nilai ini diterima lebih sebagai nilai pribumi tinimbang asing;
    .
  • Menerima inisiatif-inisiatif lokal sebagai sebuah jalan kembali pada kebenaran esensial Islam;
    .
  • Mempromosikan kultur pop kebebasan dan toleransi, dengan sebuah fokus khusus pada pendidikan dan pemuda; dan
    .
  • Memobilisasi dukungan untuk Muslim progresif dalam usaha mereka mendamaikan dan mengintegrasikan masyarakat Muslim tradisional dengan dunia kontemporer.

Strategi Libforall Foundation didasarkan pada sebuah "pendekatan tak langsung," yang didesain untuk mereduksi ekstremisme dan teror religius dengan mengubahnya tidak bisa diterima secara sosial, dan dibenci, oleh orang-orang dan kultur di seluruh dunia. Kami sedang bekerja untuk meraih inisiatif-inisiatif strategis ini melalui implementasi program-perogram terfokus berikut, yang berada pada beragam tingkat pelaksanaan, dengan prestasi utama hingga saat ini. 

v     Jaringan Kontra-Ekstremisme Global: Gagasan pendiri-bersama LibForAll C. Holland Taylor dan Presiden Abdurrahman Wahid, program ini menegaskan seruan Presiden Wahid kepada “orang-orang berhati tulus dari setiap agama dan bangsa” untuk bersatu dan mengalahkan ekstremisme dan terorisme, dengan mempertemukan sebuah koalisi global para pemimpin terkemuka dalam bidang agama, pendidikan, kultur pop, pemerintahan, dan bisnis yang sedang bergabung dalam usaha internasional ini. Program ini sedang mengidentifikasi, memobilisasi, mendorong dan mendukung para pemimpin Muslim untuk melakkan tindakan dan keluar dari sikap “berdiam diri,” sambil meletakkan dasar bagi ekspansi program negeri-demi-negeri LibForAll di seluruh dunia.

v     “Jihad Musikal” Melawan Kebencian dan Terorisme Religius: Bekerja sama dengan para selebriti pop Muslim dari bahasa/kultur/pasar-pasar musik komersial yang mencakup 90% dari populasi dunia Islam untuk: a) merekam "fatwa musikal" bintang rock legendaris Indonesia dan aktivis LibForAll Ahmad Dhani melawan kebencian dan terorisme religius – hit lagu “Laskar Cinta” – dalam setiap bahasa utama dunia Islam, termasuk beragam versi bahasa Arab, Persia, Turki, Hindi/Urdu, Bengali, Swahili, Hausa, Mandingue, Prancis dan Inggris; b) memproduksi dan menyiarkan video musik dari lagu yang sama; c) berpartisipasi dalam sebuah Bantuan Langsung/Kamilah Dunia perayaan musikal bergaya-Islam sebagai sebuah agama cinta Ilahi dan toleransi, bersama para selebriti musik Barat; dan d) memproduksi sebuah film dokumenter yang menyiarkan proyek “jihad musikal” sebagai elemen kultur pop jaringan kontra-ekstremisme global LibForAll. Mencapai ratusan juta pemuda di dunia Islam dan menyajikan sebuah pilihan tegas antara ideologi radikal dan pluralis, dan membuktikan kebenaran pesan damai, toleransi dan harapan dengan menyatukan para selebriti pop dan para pemimpin religius yang mendukung “fatwa musikal."

v     Nur al-Hikmah ("Cahaya Kebijaksanaan") Think Tank:  Dipersembahkan untuk mempromosikan Islam dan Masyarakat Sipil, cabang LibForAll ini untuk: a) menyediakan landasan teologis bagi penolakan ajakan ekstremisme dan teror religius; b) membangun dukungan untuk gagasan bahwa agama dan negara bisa dan harus dipisahkan dalam Islam, dan bahwa ini tidak membahayakan agama tersebut; c) membuat sebuah pertahanan kultural, intelektual, dan teologis untuk mendukung interpretasi Islam yang pluralistik dan toleran; dan d) membantu mendesain dan melaksanakan proyek-proyek pluralis baru, seperti Extremist Exposés yang berhasil dan dijelaskan di bawah.

v     Proyek TV/Video Jaringan Pluralis Akar-Rumput:  Proyek ini akan menyediakan landasan baru dengan membuat kurikulum video 30-seri pelajaran yang menyediakan sebuah jawaban yang menyeluruh, pluralistik, dan toleran pada pertanyaan “Apakah Islam?” dalam kata-kata para teolog Muslim terkemuka dan diakui dunia, para pemimpin religius akar-rumput dan para selebriti pop. Dengan menggunakan standard-standard produksi komersial, kurikulum video ini akan didesain untuk penyiaran pada televisi nasional di Indonesia; menyebarkan pada 14,000 pesantren dengan 2.5 juta santri; dan menerjemahkan serta mengedarkannya untuk mempromosikan sebuah pemahaman Islam yang pluralistik dan toleran di seluruh dunia.

v     “Wajah Islam yang Tersenyum” – Terjemahan:  Memperkenalkan pemikiran Muslim progresif Indonesia ke pusat Timur Tengah dengan menerjemahkan buku-buku dan artikel-artikel ke dalam bahasa Arab, dan di tempat lain melalui terjemahan bahasa Inggris.

v     Menegaskan Pendidikan Agama: a) Mengembangkan kurikula sekolah yang mengajarkan nilai pluralisme dan toleransi, dipimpin oleh para anggota fakultas di Universitas-universitas Negeri Islam terkemuka dan LSM; dan b) menyediakan beasiswa yang memungkinkan anak-anak miskin menerima suatu kualitas pendidikan yang mengajari mereka toleransi, kehormatan dan nilai setiap individu, dan hormat pada keyakinan-keyakinan yang berbeda dan menyiapkan mereka untuk berhasil di dunia modern.

v     Extremist Exposés: Dibangun berdasarkan program-program yang berhasil di Indonesia yang menguji asal-usul, ideologi, aktivitas, dan sumber dana organisasi-organisasi ekstremis, dan mengeksposnya secara terbuka pada perhatian publik dengan seksama dan dengan demikian menghapus legitimasi/kredibilitas kaum radikal.

v     Program-program lain Indonesia: Peningkatan program-program terkini dan pembuatan rencana proyek untuk diekspor ke belahan lain dunia Muslim. Meningkatkan hubungan dengan para pemimpin kunci dua organisasi terbesar dunia – Nahdlatul Ulama (40 juta anggota) dan Muhammadiyah (30 juta) – sebagaimana juga jaringan Universitas/Institut Negeri Islam Indonesia, memobolisasi, mendorong, dan mendukung perlawanan pada penyebaran ideologi kaum radikal.

v     Program Lain di Eropa/Afrika Utara/Timur Tengah: Mengekspor program serupa LibForAll ke Eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah.

v     Kebebasan Sipil dan Ekonomi: Dunia berkembang adalah dunia berkembang karena menyebarnya korupsi, yang dengan luar biasa kuat menghalangi peningkatan kualitas dan taraf hidup rakyat. Program-program kami juga didesain untuk memerangi kemiskinan dan penyakit – dengan mendorong tumbuhnya masyarakat yang adil, bebas, dan sejahtera yang di dalamnya pendidikan universal, aturan hukum, dan kebebasan sipil dan ekonomi bersama membangkitkan standar hidup setiap orang.

v     Program Pendidikan di Barat: Membantu para pembuat kebijakan-Barat, pemimpin terkemuka dan publik umum memahami adanya spektrum pandangan-pandangan di dalam Islam, agar mampu membedakan antara agama Islam dan agenda ekstrem mereka yang menggunakan agama sebagai dalih untuk mencapai tujuan-tujuan politik pribadinya. Ini juga merupakan sebuah bagian integral program pengumpulan dana kami, sebagaimana kami juga mengumpulkan sejumlah ketulusan dan kedermawanan rakyat Amerika, untuk membantu Muslim moderat dan progresif di seluruh dunia.